kabel komunikasi AC
8 kode error terkait dengan topik ini
Daftar Kode Error
Komunikasi Indoor-Outdoor Terputus (ODU and IDU Communication Error)
AUX • Kode E5 AC AUX menandakan komunikasi antara unit indoor dan outdoor terganggu. Penyebab umum: kabel komunikasi longgar, putus, salah terminal, outdoor tidak mendapat listrik, atau PCB bermasalah.
Remote Control Kabel Abnormal
Fujitsu • Kode E0 menandakan error pada remote control kabel (wired remote controller). Bisa disebabkan koneksi longgar atau PCB remote yang rusak.
Error Komunikasi Indoor-Outdoor (Indoor-Outdoor Communication Error)
York • Kode error E6 pada AC York menandakan kegagalan komunikasi antara unit indoor dan outdoor. Kabel komunikasi putus, longgar, atau terganggu gangguan elektromagnetik.
Error Komunikasi Indoor-Outdoor (Communication Error)
Sanyo • AC Sanyo menampilkan kode E01 saat terjadi kegagalan komunikasi antara unit indoor dan outdoor. Kode ini menandakan sinyal antara kedua unit terputus atau tidak terbaca oleh PCB kontrol.
Kegagalan Komunikasi Indoor-Outdoor (Indoor-Outdoor Communication Error)
Toshiba • Kode error E4 pada AC Toshiba menandakan kegagalan komunikasi antara unit indoor dan outdoor. AC berhenti beroperasi karena kedua unit tidak bisa bertukar data. Penyebab umum: kabel komunikasi putus, PCB rusak, atau gangguan listrik.
Komunikasi Indoor-Outdoor Terputus (Communication Error)
Gree • Kode error E6 AC Gree berarti komunikasi indoor dan outdoor terputus. Cek kabel komunikasi, terminal, grounding, tegangan listrik, dan PCB jika AC tidak dingin atau outdoor tidak merespons.
Gangguan Komunikasi Indoor-Outdoor (Communication Error)
Samsung • Kode E0 pada AC Samsung berarti komunikasi indoor dan outdoor terganggu. Cek kabel komunikasi, urutan terminal, tegangan listrik, grounding, dan PCB jika outdoor tidak merespons atau AC tidak dingin.
Kode Error H11 AC Panasonic Inverter: Gangguan Komunikasi Indoor dan Outdoor
Panasonic • Kode error H11 pada AC Panasonic inverter menandakan komunikasi antara unit indoor dan outdoor terganggu. Penyebabnya bisa dari kabel komunikasi terbalik, konektor longgar, suplai listrik tidak stabil, hingga kerusakan PCB.