| Kode | Kendala / Arti | |
|---|---|---|
|
Sinyal Sensor MAF Tidak Normal (Mass Air Flow Circuit Range/Performance Problem)
Kode P0101 menunjukkan pembacaan sensor MAF tidak sesuai dengan jumlah udara yang masuk ke mesin. Penyebab umum meliputi sensor MAF kotor, filter udara mampet, kebocoran intake, atau soket sensor longgar. |
||
|
Pembacaan Sensor MAP / Tekanan Barometrik Tidak Masuk Akal (MAP/Barometric Pressure Circuit Range/Performance Problem)
Kode P0106 berarti sinyal sensor MAP atau barometrik tidak sesuai dengan kondisi mesin. Penyebab umum meliputi sensor MAP lemah, kebocoran vakum, selang intake bermasalah, atau wiring referensi 5V terganggu. |
||
|
Sinyal Sensor MAP / Tekanan Barometrik Terlalu Rendah (MAP/Barometric Pressure Circuit Low Input)
Sinyal P0107 menunjukkan tegangan sensor MAP terlalu rendah sehingga ECU salah membaca beban mesin. Gejalanya mesin susah start, langsam kasar, tenaga loyo, atau mobil mudah mati saat idle. |
||
|
Sinyal Sensor MAP / Tekanan Barometrik Terlalu Tinggi (MAP/Barometric Pressure Circuit High Input)
Kode P0108 berarti tegangan sensor MAP terlalu tinggi dibanding kondisi mesin. Akibatnya campuran bahan bakar bisa kacau, mobil boros, gas berat, dan kadang muncul asap hitam dari knalpot. |
||
|
Sinyal Sensor MAP / Tekanan Barometrik Putus-Sambung (MAP/Barometric Pressure Circuit Intermittent)
Kode P0109 menandakan sinyal sensor MAP/BARO putus-sambung. Gejalanya tenaga naik turun, idle tidak stabil, akselerasi tersendat, dan lampu check engine kadang muncul lalu hilang. |
||
|
Gangguan Sirkuit Sensor Suhu Udara Masuk (Intake Air Temperature Sensor Circuit Malfunction)
Kode P0110 menandakan sirkuit sensor suhu udara masuk atau IAT bermasalah. Penyebab umum meliputi sensor IAT rusak, konektor korosi, kabel putus, atau sensor bergeser dari aliran udara intake. |
||
|
Pembacaan Sensor Suhu Coolant Tidak Masuk Akal (Engine Coolant Temperature Circuit Range/Performance Problem)
Kode P0116 berarti pembacaan sensor suhu coolant tidak berubah sesuai pola pemanasan mesin. Gejalanya warm-up lama, fan kerja tidak normal, kabin kurang hangat, dan konsumsi BBM bisa meningkat. |
||
|
Sinyal Sensor Suhu Coolant Terlalu Rendah (Engine Coolant Temperature Sensor Circuit Low Input)
Kode P0117 menandakan tegangan sensor suhu coolant terlalu rendah. ECU bisa membaca mesin seolah sangat panas, sehingga fan menyala terus, performa terganggu, atau mesin terasa kasar. |
||
|
Sinyal Sensor Suhu Coolant Terlalu Tinggi (Engine Coolant Temperature Sensor Circuit High Input)
Kode P0118 menunjukkan tegangan sensor suhu coolant terlalu tinggi. ECU bisa mengira mesin sangat dingin, sehingga campuran bensin terlalu kaya, idle tinggi, dan start saat hangat jadi bermasalah. |
||
|
Sinyal Sensor Posisi Throttle Terlalu Rendah (Throttle Position Sensor/Switch A Circuit Low Input)
Kode P0122 muncul saat ECU menerima tegangan terlalu rendah dari sensor posisi throttle. Penyebab umumnya sensor TPS bermasalah, kabel short ke ground, konektor korosi, sensor tidak terkalibrasi, atau throttle body terganggu. |
||
|
Campuran Bahan Bakar Terlalu Kaya (System Too Rich Bank 1)
Kode P0172 berarti ECU mendeteksi campuran bensin terlalu kaya pada bank 1. Pemicu umumnya sensor MAF atau O2 kotor, injektor menetes, tekanan bensin terlalu tinggi, atau filter udara tersumbat. |
||
|
Aliran EGR Kurang dari Normal (EGR Flow Insufficient)
Kode P0401 muncul saat ECU tidak mendeteksi aliran gas buang balik melalui sistem EGR sesuai target. Penyebab umum meliputi katup EGR kotor, saluran mampet kerak karbon, selang vakum bocor, atau sensor pendukung bermasalah. |
||
|
Efisiensi Pemanasan Catalytic Converter Menurun (Warm Up Catalyst Efficiency Below Threshold Bank 1)
Kode P0421 menunjukkan catalytic converter bank 1 tidak mencapai efisiensi pemanasan yang diharapkan saat cold start. Penyebab umumnya converter melemah, sensor O2 lambat, kebocoran exhaust, atau mesin pernah misfire/rich. |
||
|
Efisiensi Catalytic Converter Bank 2 Menurun (Catalyst System Efficiency Below Threshold Bank 2)
Kode P0430 menandakan catalytic converter pada bank 2 tidak lagi membersihkan gas buang seefisien yang diharapkan ECU. Penyebab umumnya converter melemah, sensor O2 belakang lambat, kebocoran exhaust, atau mesin pernah misfire/rich. |
||
|
Gangguan Sistem EVAP Umum (Evaporative Emission Control System Malfunction)
Kode P0440 menandakan sistem EVAP tidak bekerja normal saat self-test. Pemicu paling umum adalah fuel cap longgar, selang uap retak, purge valve atau vent valve bermasalah, serta canister atau sensor tekanan tangki terganggu. |
||
|
Kebocoran Besar Sistem EVAP (EVAP System Large Leak)
Kode P0455 berarti sistem penahan uap bensin tidak bisa menahan vakum karena ada kebocoran besar. Penyebab paling sering adalah tutup tangki bensin tidak rapat, seal fuel cap aus, selang EVAP retak, atau purge/vent valve macet. |
||
|
Gangguan Jalur Komunikasi Modul (Serial Communication Link Malfunction)
Kode P0600 berarti PCM atau ECU kehilangan komunikasi dengan satu atau lebih modul kendaraan. Penyebab umum meliputi kabel CAN bus bermasalah, ground jelek, aki lemah, konektor korosi, software modul error, atau PCM terganggu. |
||
|
Memori Internal ECU / PCM Bermasalah (Internal Control Module Memory Check Sum Error)
Kode P0601 berarti ECU atau PCM gagal memverifikasi data memori internalnya. Penyebab umum meliputi tegangan aki tidak stabil, korosi konektor, software modul rusak, atau ECU mengalami gangguan internal. |
||
|
Gangguan Sistem Kontrol Transmisi (Transmission Control System Malfunction)
Kode P0700 adalah kode pemberitahuan bahwa modul kontrol transmisi mendeteksi masalah di sistem transmisi otomatis. Penyebab umumnya oli transmisi kurang atau kotor, solenoid bermasalah, kabel TCM terganggu, atau ada kode P07xx lain yang menyertainya. |
||
|
Kinerja Sistem Kontrol Transmisi Tidak Normal (Transmission Control System Range/Performance)
Kode P0701 berarti sistem kontrol transmisi otomatis bekerja di luar rentang normal. Penyebab umum meliputi oli transmisi kurang, sensor range atau speed bermasalah, solenoid terganggu, atau wiring TCM tidak sehat. |
||
|
Gangguan Kelistrikan Sistem Kontrol Transmisi (Transmission Control System Electrical)
Kode P0702 menandakan ada masalah kelistrikan pada sistem kontrol transmisi otomatis. Penyebab umum meliputi kabel short, konektor korosi, solenoid transmisi bermasalah, fuse putus, atau TCM terganggu. |
Daihatsu
Honda
Hyundai
Mitsubishi
Suzuki
Toyota
Wuling