Tipe NMAX 155
Logo Yamaha
Kode Error Yamaha NMAX 155
6 Kode Resolusi

Tipe Sepeda Motor • Spesifikasi Umum

NMAX 155 adalah skuter matic premium Yamaha dengan mesin 155cc Liquid Cooled, SOHC, VVA. Menghasilkan daya 11.3 kW @ 8.000 rpm dan torsi 13.9 Nm @ 6.500 rpm. Cocok untuk pengendara yang menginginkan keseimbangan antara performa, kenyamanan, dan irit BBM untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah. Dilengkapi fitur modern seperti ABS, TCS, Smart Key System, Stop & Start System, dan bagasi luas.
Spesifikasi NMAX 155
Tipe Mesin Liquid cooled 4-stroke, SOHC, VVA
Volume Silinder 155,09 cc
Diameter x Langkah 58 x 58,7 mm
Perbandingan Kompresi 11,6 : 1
Daya Maksimum 11,3 kW / 8.000 rpm
Torsi Maksimum 13,9 Nm / 6.500 rpm
Sistem Bahan Bakar Fuel Injection
Pendinginan Liquid Cooled (Radiator)
Tipe Transmisi V-Belt Automatic
Kapasitas Tangki 7,1 L
Berat Isi 130 kg
Dimensi (P x L x T) 1.935 x 740 x 1.160 mm
Jarak Sumbu Roda 1.340 mm
Tinggi Jok 765 mm
Rem Depan Hydraulic Disc Brake
Rem Belakang Hydraulic Disc Brake
Suspensi Depan Teleskopik
Suspensi Belakang Unit Swing (Sub-tank)
Ban Depan 110/70 - 13
Ban Belakang 130/70 - 13
Fitur Utama VVA, ABS, TCS, Smart Key, Stop & Start System, Y-Connect
Busi NGK/CPR8EA-9
Masalah Umum

Tentang Yamaha NMAX 155

Yamaha NMAX 155 adalah skuter matic premium Yamaha yang pertama kali diluncurkan pada 2015. Motor ini menjadi standar matic bongsor di Indonesia dengan mesin 155cc Liquid Cooled VVA, fitur ABS, TCS, dan konektivitas Y-Connect. NMAX adalah motor matic terlaris Yamaha setelah Mio series.

Menggunakan platform mesin yang sama dengan Aerox 155, NMAX dibekali tangki lebih besar (7.1 liter vs 5.5 liter) dan fitur keselamatan yang lebih lengkap, menjadikannya pilihan utama untuk pengendara yang menginginkan kenyamanan jarak jauh.

Fitur Unggulan

Mesin VVA 155cc Liquid Cooled

Mesin 155.09cc SOHC dengan teknologi VVA (Variable Valve Actuation) yang mengatur bukaan katup secara otomatis berdasarkan RPM. Pada RPM rendah, katup buka sedikit untuk mengoptimalkan torsi bawah. Pada RPM tinggi, katup buka penuh untuk tenaga maksimal. Hasilnya: akselerasi halus dan konsumsi BBM efisien.

Y-Connect via Smartphone

Aplikasi Y-Connect menghubungkan smartphone dengan motor melalui Bluetooth. Fitur termasuk: notifikasi panggilan telepon di speedometer, status konsumsi BBM, lokasi parkir terakhir, peringatan maintenance, dan odometer digital. Tersedia untuk Android dan iOS.

ABS + TCS (Traction Control System)

NMAX 155 dilengkapi dual channel ABS (rem depan dan belakang) dan TCS yang mencegah roda selip saat akselerasi di permukaan licin. Kedua fitur keselamatan ini bisa dimatikan/nonaktifkan sesuai kondisi jalan.

Stop & Start System (SSS)

Mesin otomatis mati saat berhenti lebih dari 3 detik dan menyala kembali saat throttle diputar. Fitur ini menghemat BBM hingga 5% di kondisi macet. Bisa dimatikan via tombol di dashboard.

Kelebihan NMAX 155

  • Tangki 7.1 liter terbesar di kelasnya, jangkauan 300+ km sekali isi.
  • Mesin VVA bertenaga dan halus, performa paling stabil di kelasnya.
  • Fitur keselamatan lengkap: ABS, TCS, SSS.
  • Y-Connect memberikan konektivitas smartphone yang fungsional.
  • Ground clearance cukup tinggi untuk melewati polisi tidur dan jalan berlubang.
  • Resale value sangat tinggi, NMAX bekas laku cepat di pasar.

Kekurangan NMAX 155

  • Tensioner mudah rusak — Masalah klasik NMAX. Tensioner CVT yang rusak menimbulkan suara berisik dari area mesin. Umumnya muncul di jarak 4.000-6.000 km. Tensioner sudah diperbaiki di versi terbaru.
  • Shockbreaker belakang keras — Suspensi belakang standar terasa keras, terutama saat membawa boncenger. Banyak pemilik mengganti dengan aftermarket yang bisa diatur rebound/preload.
  • Standar samping terlalu tegak — Footstep standar samping terlalu tegak membuat motor rentan terguling saat berhenti. Solusi: memapas pangkal standar 2-3 mm atau pasang alas tambahan.
  • Harga mahal — Mulai Rp 32-36 juta, jauh di atas kompetitor seperti Beat atau Mio.
  • Berat 130 kg — Terasa berat saat didorong manual atau parkir di area sempit.

Cocok untuk Siapa?

  • Pengendara yang butuh matic premium harian dengan kenyamanan jarak jauh.
  • Komuter yang sering melakukan perjalanan antar kota.
  • Penggemar teknologi yang ingin memanfaatkan fitur Y-Connect.
  • Pengendara yang mengutamakan keselamatan (ABS + TCS).
Daftar Lengkap Kode Error
Kode Kendala / Arti
12
Kesalahan Sinyal Pick-up Coil / CPS Signal Error

Error code 12 pada Yamaha FI menandakan sinyal dari pick-up coil (Crank Position Sensor/CPS) tidak terbaca oleh ECU. Motor tidak bisa distarter atau langsung mati setelah hidup.

14
Kesalahan Sensor Throttle Position / TPS Error

Error code 14 pada Yamaha FI menandakan sensor Throttle Position Sensor (TPS) tidak berfungsi normal. Tarikan gas tidak responsif atau motor boros bahan bakar.

19
Kesalahan Saklar Kill Switch / Kill Switch Circuit Error

Error code 19 pada Yamaha FI menandakan rangkaian saklar kill switch atau standar samping bermasalah. Motor tidak mau hidup meskipun starter berputar.

21
Kesalahan Sensor O2 / Oxygen Sensor Error

Error code 21 pada Yamaha FI menandakan sensor oksigen (O2 sensor) di knalpot tidak berfungsi normal. Motor boros bahan bakar atau emissions meningkat.

30
Kesalahan Sensor Suhu Air Pendingin / ECT Sensor Error

Error code 30 pada Yamaha FI menandakan sensor suhu air pendingin mesin (Engine Coolant Temperature/ECT) tidak berfungsi normal. Fan tidak menyala atau motor overheat.

84
Kesalahan Sistem VVA / VVA System Error

Error code 84 pada Yamaha FI menandakan sistem Variable Valve Actuation (VVA) tidak berfungsi. Motor kehilangan tenaga di putaran atas atau performa menurun drastis.

Pertanyaan Umum (FAQ)
Perbedaan utama: NMAX Connected dilengkapi Y-Connect (koneksi smartphone) dan varian warna yang lebih eksklusif. Fitur mesin, performa, dan sasisnya identik. Harga Connected sekitar Rp 1-2 juta lebih mahal. Semua varian sudah mendapat ABS dan TCS. Pilih Connected jika ingin fitur konektivitas smartphone, pilih standar jika tidak butuh fitur tersebut.
Konsumsi BBM NMAX 155 berkisar 45-50 km/liter (WMTC: 50 km/liter). Angka 35 km/liter terlalu rendah dan bisa menandakan masalah: berkendara terlalu agresif, tekanan ban kurang, atau CVT perlu dicek. Di jalanan kota yang macet, wajar turun ke 38-42 km/liter. Cek tekanan ban (ideal 29 PSI depan, 33 PSI belakang) dan gaya berkendara yang halus.
Masalah paling umum: 1) Tensioner CVT rusak — muncul suara berisik dari mesin, umumnya di 4.000-6.000 km. Masuk garansi. 2) Shockbreaker belakang keras — banyak pemilih ganti aftermarket. 3) Standar samping terlalu tegak — solusi: memapas pangkal standar 2-3 mm. Masalah ini sudah diperbaiki pada produksi terbaru.
Sangat cocok. Tangki 7.1 liter memberikan jangkauan 300-350 km sekali isi penuh. Pendingin radiator menjaga mesin stabil saat nanjak. Ground clearance cukup untuk jalan rusak ringan. Kelemahan: bobot 130 kg dan posisi duduk agak membungkuk di perjalanan sangat panjang. Tambahkan windshield dan box untuk kenyamanan ekstra.
V-Belt NMAX 155 umumnya bertahan 20.000-25.000 km sebelum harus diganti. Roller CVT biasanya diganti setiap 15.000-20.000 km. Tanda V-Belt perlu diganti: tarikan CVT terasa kasar, getaran berlebih, atau akselerasi kurang responsif. Biaya ganti V-Belt + roller sekitar Rp 200.000-350.000 di bengkel resmi.
Tipe Yamaha Lainnya
Ringkasan
Total Error 6
Distribusi Severity
Kritis 1
Tinggi 3
Sedang 2
Manual Book Belum Ada

Seberapa membantu halaman ini?

Anda memberikan bintang

Punya Tipe Yamaha Lain?

Kembali ke halaman utama merk Yamaha untuk melihat seluruh kode error secara umum.

Lihat Semua Error Yamaha