Tipe XSR 155
Logo Yamaha
Kode Error Yamaha XSR 155
6 Kode Resolusi

Tipe Sepeda Motor • Spesifikasi Umum

XSR 155 adalah motor sport heritage Yamaha bergaya neo-retro dengan mesin 155cc Liquid Cooled, SOHC, 4 Valve, VVA. Menghasilkan daya 14.2 kW @ 10.000 rpm dan torsi 14.7 Nm @ 8.500 rpm — paling bertenaga di kelas 155cc. Transmisi manual 6 percepatan dengan Assist & Slipper Clutch. Cocok untuk pengendara yang menginginkan tampilan klasik dengan performa modern.
Spesifikasi XSR 155
Tipe Mesin Liquid cooled 4-stroke, SOHC, 4 Valve, VVA
Volume Silinder 155,09 cc
Diameter x Langkah 58 x 58,7 mm
Perbandingan Kompresi 11,6 : 1
Daya Maksimum 14,2 kW / 10.000 rpm
Torsi Maksimum 14,7 Nm / 8.500 rpm
Sistem Bahan Bakar Fuel Injection
Pendinginan Liquid Cooled (Radiator)
Tipe Transmisi Manual 6 Percepatan
Kapasitas Tangki 10,4 L
Berat Isi 134 kg
Dimensi (P x L x T) 2.007 x 804 x 1.080 mm
Jarak Sumbu Roda 1.330 mm
Tinggi Jok 810 mm
Rem Depan Disc Brake
Rem Belakang Disc Brake
Suspensi Depan Teleskopik Inverted (USD)
Suspensi Belakang Link Monoshock
Ban Depan 110/70 - 17
Ban Belakang 140/70 - 17
Kopling Multi-Plate Basah, Assist & Slipper Clutch
Fitur Utama VVA, Assist & Slipper Clutch, LED Headlight
Busi MR8E9
Masalah Umum

Tentang Yamaha XSR 155

Yamaha XSR 155 adalah motor neo-retro yang menggabungkan desain klasik tahun 60-an dengan teknologi mesin modern. Motor ini pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada Desember 2019, menjawab tren motor bergaya retro yang sedang populer di Tanah Air.

Berbasis platform mesin yang sama dengan MT-15 dan R15 (155cc Liquid Cooled VVA 4-Valve), XSR 155 menghasilkan 14.2 kW @ 10.000 rpm — paling bertenaga di kelasnya. Transmisi manual 6 percepatan dengan Assist & Slipper Clutch memberikan pengalaman berkendara sport yang sesungguhnya.

Fitur Unggulan

Desain Neo-Retro yang Viral

Tampilan XSR 155 menjadi viral di media sosial berkat perpaduan sempurna antara tangki bulat retro, lampu bulat klasik, dan detail modern. Headlamp bulat LED, speedometer analog-digital hybrid, dan tangki tear-drop memberikan kesan motor klasik Eropa. Tersedia dalam pilihan warna yang eye-catching.

Mesin Paling Bertenaga di Kelas 155cc

Dengan mesin 155cc 4-Valve VVA yang sama dengan MT-15, XSR 155 menghasilkan 14.2 kW (19.2 HP) — paling bertenaga di kelasnya. Tenaga maksimal terasa di RPM tinggi berkat VVA, memberikan sensasi akselerasi yang memacu adrenalin. Fitur Assist & Slipper Clutch membuat perpindahan gigir lebih halus.

Assist & Slipper Clutch

Kopling dengan Assist & Slipper Clutch memudahkan perpindahan gigir dengan satu jari. Assist meringan tarikan kopling, sementara Slipper Clutch mencegah roda belakang terkunci saat engine brake saat downshift. Fitur ini sangat berguna di jalanan menanjak dan di kemacetan.

Kelebihan XSR 155

  • Desain neo-retro paling ikonik dan viral, head-turner di jalan raya.
  • Mesin paling bertenaga di kelas 155cc (14.2 kW).
  • Assist & Slipper Clutch membuat riding lebih nyaman di jalanan menanjak.
  • Suspensi USD (Up Side Down) memberikan tampilan premium dan handling responsif.
  • Ban 17 inch memberikan kenyaman di jalan rusak ringan.
  • Tangki 10.4 liter — terbesar di kelasnya, jangkauan 400+ km.

Kekurangan XSR 155

  • Konsumsi BBM boros — Mesin 4-Valve yang bertenaga membuat BBM hanya 35-42 km/liter, paling boros di kelas 155cc.
  • Posisi berkendara membungkuk — Jok setinggi 810 mm dan stang lebar membuat pengendara yang bertubuh mudah pegal. Tidak ideal untuk pemakaian harian.
  • Vibrasi di RPM rendah — Mesin 4-Valve menghasilkan vibrasi lebih terasa di RPM bawah, tidak senyaman mesin 2-Valve.
  • Ground clearance rendah (160 mm) — Kurang nyaman untuk melewati polisi tidur atau jalan berlubang.
  • Harga premium — Mulai Rp 38 jutaan, lebih mahal dari kompetitor sekelas.

Cocok untuk Siapa?

  • Penggemar motor retro/classic yang ingin tampil beda di jalan.
  • Pengendara akhir pekan yang butuh motor gaya untuk nongkrong.
  • Enthusiast yang mengutamakan performa dan tampilan di atas kenyamanan.
  • Photographer yang butuh motor estetik untuk konten.
Daftar Lengkap Kode Error
Kode Kendala / Arti
12
Kesalahan Sinyal Pick-up Coil / CPS Signal Error

Error code 12 pada Yamaha FI menandakan sinyal dari pick-up coil (Crank Position Sensor/CPS) tidak terbaca oleh ECU. Motor tidak bisa distarter atau langsung mati setelah hidup.

14
Kesalahan Sensor Throttle Position / TPS Error

Error code 14 pada Yamaha FI menandakan sensor Throttle Position Sensor (TPS) tidak berfungsi normal. Tarikan gas tidak responsif atau motor boros bahan bakar.

19
Kesalahan Saklar Kill Switch / Kill Switch Circuit Error

Error code 19 pada Yamaha FI menandakan rangkaian saklar kill switch atau standar samping bermasalah. Motor tidak mau hidup meskipun starter berputar.

21
Kesalahan Sensor O2 / Oxygen Sensor Error

Error code 21 pada Yamaha FI menandakan sensor oksigen (O2 sensor) di knalpot tidak berfungsi normal. Motor boros bahan bakar atau emissions meningkat.

30
Kesalahan Sensor Suhu Air Pendingin / ECT Sensor Error

Error code 30 pada Yamaha FI menandakan sensor suhu air pendingin mesin (Engine Coolant Temperature/ECT) tidak berfungsi normal. Fan tidak menyala atau motor overheat.

84
Kesalahan Sistem VVA / VVA System Error

Error code 84 pada Yamaha FI menandakan sistem Variable Valve Actuation (VVA) tidak berfungsi. Motor kehilangan tenaga di putaran atas atau performa menurun drastis.

Pertanyaan Umum (FAQ)
Konsumsi BBM XSR 155 berkisar 35-42 km/liter untuk penggunaan nyata (WMTC: 50 km/liter). Ini paling boros di kelas 155cc karena mesin 4-Valve VVA yang bertenaga besar. Di jalanan kota bisa turun ke 30-35 km/liter. Jika Anda mengutamakan irit BBM, XSR bukan pilihan terbaik — pertimbangkan Aerox atau NMAX.
Untuk penggunaan harian, XSR 155 kurang nyaman. Posisi berkendara membungkuk (jok 810mm, stang lebar), getaran mesin di RPM rendah, dan ground clearance rendah (160mm) membuatnya kurang ideal untuk kemacetan dan jalan rusak. Motor ini lebih cocok untuk riding akhir pekan atau sekadar gaya. Untuk harian, NMAX 155 atau Aerox 155 jauh lebih praktis.
XSR 155 dan MT-15 menggunakan mesin yang identik: 155cc Liquid Cooled 4-Valve SOHC VVA. Spesifikasi tenaga dan torsi sama persis (14.2 kW, 14.7 Nm). Perbedaan: 1) Desain sasis — XSR neo-retro, MT-15 hyper naked modern. 2) Posisi berkendara — XSR lebih tegak, MT-15 lebih condong ke depan. 3) Final gear ratio — sedikit berbeda untuk karakter top speed.
Tidak ideal untuk boncengan jarak jauh. Jok belakang sempit, stang lebar membuat boncenger harus merapat, dan posisi duduk membungkuk membuat kedua pengendara pegal cepat. Untuk boncengan sesekali, MT-15 atau NMAX jauh lebih nyaman. Jika tetap ingin XSR, pertimbangkan ganti jok belakang aftermarket yang lebih lebar dan empuk.
Selain mesin, XSR 155 mendapat komponen premium: suspensi USD (Up Side Down) yang jauh lebih mahal dari teleskopik biasa, headlamp LED bulat custom, tangki tear-drop, speedometer analog-digital hybrid, dan detail finishing retro yang lebih mahal. Komponen styling dan finishing inilah yang membuat harga XSR 155 lebih tinggi sekitar Rp 2-4 juta dari MT-15.
Tipe Yamaha Lainnya
Ringkasan
Total Error 6
Distribusi Severity
Kritis 1
Tinggi 3
Sedang 2
Manual Book Belum Ada

Seberapa membantu halaman ini?

Anda memberikan bintang

Punya Tipe Yamaha Lain?

Kembali ke halaman utama merk Yamaha untuk melihat seluruh kode error secara umum.

Lihat Semua Error Yamaha